Termasuk sunah adalah bersemangat untuk menyediakan makanan berbuka untuk orang lain walau hanya dengan sebutir kurma, seteguk air atau lainnya, yang sempurna tentunya adalah memberi makanan yang mengenyangkan mereka.
Selain itu dengan memberi makan bagi orang yang berbuka puasa akan memperoleh pula banyak kebaikan dan didoakan para malaikat. Ini berdasarkan hadits riwayat Ibnu Majah, yang menceritakan ketika Nabi ﷺ berbuka puasa di rumah sahabat Sa’ad bin Mu’adz ra., Rasulullah SAW bersabda:
أَفْطَرَ عِنْدَكُمْ الصَّائِمُونَ وَأَكَلَ طَعَامَكُمْ الْأَبْرَارُ وَصَلَّتْ عَلَيْكُمْ الْمَلَائِكَةُ
“Orang-orang yang berpuasa telah berbuka puasa di rumah kalian, makanan kalian telah dimakan oleh orang-orang yang baik, dan para malaikat telah berdoa untuk kalian.” (HR. Ibnu Majah no. 1737)
Imam as-Sindy dalam kitab “Hasyiah”-nya menjelaskan bahwa ucapan Nabi ini mengandung dua makna. Pertama, doa bagi yang berpuasa, semoga pertolongan Allah SWT menyertai orang-orang yang berpuasa hingga berbuka. Kedua, berita gembira atas kebaikan yang diperoleh oleh mereka yang memberi makanan kepada yang berpuasa, bahwa malaikat mendoakan kebaikan bagi mereka. (As-Sindy, Hasyiah as-Sindy ‘ala Sunan Ibn Majah, juz 1, hal. 532)
Copyright © 2017 - 2026 MTs Negeri 14 Jakarta Timur All rights reserved.